Sajak Rembulan Merah

Rembulan merah,

images from anotherorion.multiply.com

langkahmu gontai
lunglai, seperti manusia-manusia kami yang terbantai
nyaris habis terkikis bengis
tanpa rasa

sepertinya kami tak pernah mengenal kata cinta

Rembulan merah,
Singgahlah sejenak di bumi kami
ceritakan pada kami tentang senja yang menggantung di pucuk cemara
atau tentang nyanyian kedasih di kolong lembutmu
atau tentang apa saja yang merona karenamu
agar rindu kami tetap padamu

Tetap padamu

Ketika jiwa kami membeku
bahasa batu meruntuhkan ruang-ruang imaji
merobek segenap nurani lalu singgah dan beranak pinak di hati yang melegam terendam dendam
biarlah rindu kami tetap padamu

Rembulan merah,
Katakan pada kami mengapa dari hari ke hari cahyamu memuram
bahkan teramat temaram untuk sekedar membaca firman
yang entah sejak kapan terlupakan

Atau, salah kami yang memberimu warna semerah darah?

Medio Maret 2011

Iklan

3 tanggapan untuk “Sajak Rembulan Merah”

Beri Tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s