perempuan bersayap

Tersesat

Puisi Natalia Lily P
perempuan bersayapTersesat?
Ya, aku tersesat di setiap sudut penjuru mata angin.
Katakan lengah telah menuntun butaku semakin nyata.
Dingin hati semakin menebal berpagar ego tak terukur.
Siapa yang peduli celoteh putih bertopeng manis?
Kosongkan nurani di hentakan tangis menyayat miris teriris.
Tulikah aku di cengkraman garis kabut?
Sayup tersiar barisan kata sarat kehampaan di pantai terjal.
Terlaknat ataukah di laknat hanyalah serpihan debu terkumpul.
Raga terbujur diam menghitung gelaran sisa nafas terhela.
Lintasan padang duri nyaris matikan rasa.
Membisu
Membeku
Terpaku
Sisi kubangan hitam menggeliat.
Meraung menjalar liar, terkapar di sorot batas angkara!

Iklan

2 tanggapan untuk “Tersesat”

  1. Terima kasih utk apresiasinya mbak rahma..ya kadang saya membuat puisi pendek,kadang panjang..ada beberapa di note atau status saya di facebook.salam
    *special thanks for bro Ragil*

    Suka

Beri Tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s