jawara menulis

Pengumuman Pemenang Lomba Menulis Cerpen RetakanKata

jawara menulis
Ilustrasi dari apegejadifilewordpressdotcom
RetakanKata – Satu bulan berlalu sejak naskah lomba menulis cerpen dinyatakan ditutup pada tanggal 10 Februari 2011. Satu bulan yang penuh penantian bagi para peserta dan satu bulan penuh kerja keras bagi panitia dan dewan juri. Tidak terbayangkan sebelumnya jika jumlah peserta akan begitu banyak, mencapai 490 pendaftar lomba. Sayang, ‘hanya’ 360 cerpen yang layak untuk diikutkan dalam penjurian. Sebagian peserta yang lain bahkan tidak mengirim naskah atau terlambat mengirim naskah. Meski ‘hanya’ 360 cerpen, namun jumlah itu cukup merepotkan para juri, di tengah keterbatasan waktu, tenaga dan pikiran, panitia dan para juri berusaha maksimal menilai cerpen-cerpen yang dilombakan yang mana hampir sama bagusnya satu dengan yang lain. Sangat sulit untuk menentukan satu karya yang paling bagus sehingga para juri, mau tidak mau, mengulang-ulang membaca dan menilai agar menghasilkan pilihan optimal.
Untuk dapat dinilai, cerpen-cerpen diseleksi terlebih dahulu sesuai ketentuan lomba. Amat disayangkan jika ada peserta yang sudah menulis cerpennya dengan bagus namun tidak mengikuti ketentuan lomba seperti misalnya mengirim dalam bentuk email, mengirim lebih dari satu cerpen dan yang lebih parah, belum mendaftar sudah mengirim cerpen. Setelah diseleksi, naskah cerpen dikirim ke para juri tanpa ada identitas penulis. Hal ini untuk menjaga obyektivitas penilaian cerpen. Kemudian para juri melakukan penilaian yang meliputi tiga hal, aspek materi cerita; aspek kebahasaan; dan aspek keindahan. Hal yang dinilai dari materi cerita meliputi: tema yang diangkat, latar cerita, penokohan, alur cerita dan juga nilai tambah yang bisa berbentuk pesan moral ataupun pengetahuan. Adapun penilaian aspek kebahasaan meliputi kesesuaian dengan Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan, efisiensi dan efektivitas bahasa serta tingkat ‘gangguan bahasa’ yang ada dalam cerita. Selain itu, tentu saja diksi dan komposisi yang membentuk keindahan cerita turut dipertimbangkan.
Setelah menjalani proses yang cukup melelahkan, berikut adalah cerpen-cerpen terpilih:

Juara I
Judul: Hari Ketika Seorang Penyihir Menjadi Naga
Karya: Maria Wiedyaningsih
Berhak mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan satu buku Antologi Cerpen RetakanKata.

Juara II
Judul: Arwah Keibuan
Karya: Fahrul Khakim
Berhak mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) dan satu buku Antologi Cerpen RetakanKata.

Dan berikut ini adalah cerpen-cerpen terbaik yang berhak masuk dalam buku Antologi Cerpen RetakanKata:
–> Burung Gereja di Nagoya, karya Beta Tangguh
–> Dotage, karya MK Wirawan
–> Stasiun Kesunyian, karya Gatot Zakaria Manta
–> Tempe Busuk, karya Victor Delvy Tutupary
–> Bungkam, karya Latifatul Khoiriyah
–> Cinta yang Menyebalkan, karya Miftah Fadli
–> Ibuku Pelacur, karya Sam Edy Yuswanto
–> Budak-budak Tuhan, karya M Nasif
–> Depan Cermin, karya Dandun Suroto
–> Dia, karya Meilia Aquina Hakim
–> Rhesus, karya Zakiya Sabdosih
–> Rantai Mawar, karya Adellia Rosa Rindry Poetri
–> Cincin, karya Canaliy

Tiga belas pemenang tersebut berhak mendapatkan satu buku gratis Antologi Cerpen RetakanKata.
Segenap panitia dan juri mengucapkan SELAMAT MENJADI PEMENANG dan tetap berkarya untuk sesama!

Salam,

Soe Tjen Marching
Aktivis Budaya, Penulis Novel ‘Mati Bertahun Yang Lalu’ dan Buku ‘Kisah di Balik Pintu

Kit Rose
Penyair, Penulis Buku Kumpulan Cerpen ‘Perempuan di Tengah Badai’ dan ‘Tentang Rasa

Ragil Koentjorodjati
Cerpenis, Pengelola RetakanKata.com.

Catatan:
Apabila segenap pembaca pengumuman ini menemukan kecurangan pada cerpen-cerpen terpilih di atas, mohon memberikan informasi secepatnya kepada pengelola melalui email di retakankata@gmail.com.

16 tanggapan untuk “Pengumuman Pemenang Lomba Menulis Cerpen RetakanKata”

  1. selamat bagi para pemenang..,boleh tanya? apakah buku kumpulan cerpennya akan di publikasikan secara luas? dimana bisa diperoleh nantinya?

    Suka

  2. Selamat untuk para pemenang. Salam kenal dari saya. Semengat menulis dan berkarya untuk semua. Terima kasih banyak untuk RetakanKata. Saya sungguh apresiatif dan bahagia bisa berpartisipasi dalam ajang sastra ini. Semoga bisa bermanfaat untuk semua. Untuk Arif Her: Terima kasih, Sahabat. Berkat dukungan dan do’amu juga. ^^b

    Suka

Beri Tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s