salib paskah

Kumpulan Fiksi Mini: Paskah

Flash Fiction Ragil Koentjorodjati

(1) Pengakuan Dosa
Suster muda seranum pagi tunduk dalam-dalam di hadapan Pastur yang menyambutnya dengan,”semoga Tuhan mengampunimu.”
Binar mata tidak disembunyikannya ketika ia berkata,”Pastur, saya hendak mengaku dosa. Dosa saya yang pertama adalah aku mencintaimu.”

salib paskah
Gambar diunduh dari kolomkita.detik.com
(2) Telur Paskah
Bagi Yohanes Mohammad Ponijan yang terlahir sebagai jawa tulen bernama Ponijan kemudian ditambahi Mohammad oleh tetangganya dan terakhir dibaptis dengan nama asing Yohanes, paskah berarti hanya satu: telur paskah. Saat minggu pagi ramai pendaftaran lomba telur paskah, bocah itu akan bergerilya mencuri telur paskah yang disembunyikan di balik sesemak. Kemenangan lomba dan perayaan paskah tidak lebih penting dari lauk seminggu hasil curiannya. Paskah tetap meriah.

(3) Janji Baptis
Gereja hening. Hanya aroma dupa dan melati bernyanyi di udara. Janji baptis seperti biasa, akan diulangulang. Setiap tahun.
“Bersediakah Saudara menolak segala bentuk ketidakadilan dan segala hal yang melanggar hak asasi manusia?” suara Pastur bergema. Gaduh umat menjawab,”ya saya bersedia.” Seseorang membisu.
“Bersediakah Saudara menolak setan dan segala ketahkayulan?”
“Ya, saya setan!” Seseorang menjawab dan berlalu.

Kaki Merbabu, 8 April 2012

Iklan

4 tanggapan untuk “Kumpulan Fiksi Mini: Paskah”

  1. woowww…kereeenn hehehehe…..
    “aku jg pengin ke makam pagi2 dan membawakan-Mu Giorgio Armani agar Kau ga harus bugil setelah kafan Kau lempit rapi dan Kau tinggalkan.”
    met paska

    Suka

Beri Tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s