Dilema

Puisi Alvino Aryo Nugroho

Bimbang temani dalam jiwa yang sesak akan tanya
terus bertanya di antara waktu yang berputar singkat
aku dan cintanya . . terambang di tengah ketakutan akan sebuah kebenaran
aku takut akan kenyataan, ia takut untuk mengungkapkan . .

Aku mengendap di antara malam yang berbisik sunyi
tergopoh melangkah penuh kegontaian
berpijak diri seperti sebuah angan yang takkan menjadi realita . .
hatiku seperti sepi, karena fikir selalu berusaha untukku menebak sebuah mimpi

Aku sudah di tengah-tengah lautan hujan badai. .
angin tak mengizinkan ku kembali . .
tapi melangkah jauh ke depan, juga kenyataan untukku mati . .

masihku terduduk dalam buaian lamunan perih
hati ini selalu menjerit akan kebebasan sebuah cinta,
ia berteriak melafalkan arti sejati,
tapi sebenarnya hanya mengingkari sebuah luka . .
yang digores perlahan . . dibuat indah agar tak terasa pilu . .

aku benar-benar ragu . .
seperti sebuah embun yang takut terjatuh dari helaian hijau kehidupan . .
takut murninya ternodai hitam tanah kenistaan . .

masihku mengelak dalam kata manis terselubung
yang padahal hanya lari dari kenyataan sakit . .
tersenyum hanya hiasan latar sarat makna
yakinkan dirinya bahwa ku tak apa ..

aku punya pertanyaan untukku . .
masih sanggupkah aku merangkai perjalanan ini?
atau aku palingkan saja jalan panjang ini?

dan aku punya pertanyaan untuknya . .
buang jauh-jauh dirinya?
atau aku yang keluar dari cerita ini?

Iklan

Beri Tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s