tax payer

Pembayar Pajak, 1940

Puisi John Kuan

tax payer
gambar oleh John Kuan

Melihat kau jongkok di dalam halaman tua

National Geographic, katanya: [ Orang Toraja

memakai bahu jalan sebagai blangko pajak ]

——— dua raut wajah negeri atas, seolah baru

melangkah keluar dari mimpi purba leluhur, berbalut selimut.

Dingin, serius, melankolis, menghitung jumlah ladang

dan ternak dalam segenggam serpihan kayu

Tiga orang satu kursi, tentu buat pemungut pajak

dari negeri bawah. Santai, hangat, sulit diduga

entah menyindir atau bercanda. Jemarinya mondar-mandir

memindahkan ladang dan ternak ke atas sekeping batu tulis

Dari mantel kapas, hitam, menjulur keluar satu tangan cekatan

menjelma seluruh milikmu menjadi angka dan tanda.

Dua pasang kaki telanjang mencengkeram bumi, begitu kekar

menyatu, kau ingin aku tahu tubuhmu adalah tanahmu.

Kau ingin aku tahu hal begini tidak bisa dirasakan

orang beralas kaki. Atau kau sengaja meninggalkan blangko ini

buat puluhan tahun kemudian diisi pajak waktu, denyut hati.

Iklan

Beri Tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s